Jejak Syiah
BerandaSejarah
Penyimpangan Syiah
UlamaJejak di IndonesiaVideo
Referensi
Jejak Syiah

Pusat rujukan ilmiah untuk menelusuri, mendokumentasikan, dan menjelaskan penyimpangan Syiah berdasarkan dalil dan referensi terverifikasi.

للهِ الحَمْدُ وَحْدَه
YouTubeTikTok
Rubrik
  • Artikel Ilmiah
  • Syubhat & Jawaban
  • Video
  • Referensi Kitab
  • Tentang Kami
Referensi Utama
  • Minhaj as-Sunnah
  • Al-Syi'ah was Sunnah
  • Al-Khuthuth Al-'Aridhah
  • Fatwa MUI
  • Lisanul Mizan
Metodologi
  • Metode Ilmiah
  • Status Validasi
  • Tim Redaksi
  • Kirim Koreksi
© 2026 JejakSyiah — Konten bebas disebarkan untuk kepentingan dakwah ilmiah
YouTubeTikTok
Beranda/Penyimpangan Akidah/Sahabat Bunuh-Bunuhan Sepeninggal Rasulullah
sahabatBahaya Sedang

Sahabat Bunuh-Bunuhan Sepeninggal Rasulullah

⏱ 1 menit baca
Klaim / Syubhat

"Sahabat itu di zaman... hanya beberapa saat setelah Rasulullah wafat itu mereka konflik, dan konflik mereka berdarah, bunuh-bunuhan mereka ya kan."

Jawaban Ringkas

Menyebut para sahabat ‘baru beberapa saat setelah Nabi wafat sudah saling bunuh’ adalah pembodohan sejarah. Nabi ﷺ wafat tahun 11 H, sedangkan fitnah besar baru terjadi setelah pembunuhan Utsman رضي الله عنه tahun 35 H. Itupun bukan karena agama para sahabat rusak, tetapi karena provokasi para pemberontak dan penyulut fitnah; di antara tokoh yang disebut para ulama sejarah adalah Abdullah bin Saba’ dan kelompok Saba’iyyah, cikal bakal ekstremisme Syiah Rafidhah.

Dalil

QS. al-Baqarah: 24